5 Tips Efektif Menggunakan Pinjaman 2 Milyar tanpa Jaminan

pinjaman modal usaha kecil tanpa jaminan
Bagaimana jika Anda mendapatkan uang pinjaman 2 milyar tanpa jaminan sebagai modal bisnis? Tentu nominal ini cukup besar jika digunakan sebagai modal. 

Anda akan mendapatkan banyak keleluasaan dalam mengelola uang tersebut sehingga semua rencana bisnis bisa dieksekusi dengan mudah. Namun, apakah Anda yakin bisa mengelola uang tersebut secara efektif?
 

Tips Menggunakan Pinjaman sebagai Modal Usaha

Sebenarnya jumlah pinjaman modal usaha yang begitu besar ini bisa cukup berbahaya. Justru berbahaya karena memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi si penerima dana. 

Jika tidak dimanfaatkan dengan bijak maka bisa saja uang tersebut malah dialokasikan untuk hal-hal di luar keperluan bisnis. Berikut ini beberapa tips efektif yang bisa diterapkan agar lebih bijak dalam memakai dana pinjaman modal usaha:
 

1. Ikuti Rencana Bisnis yang Sudah Ada

Kunci penting dalam memanfaatkan modal adalah selalu ikuti rencana bisnis yang sudah pernah dibuat sebelumnya. Sebagai pebisnis, Anda pasti sudah menyusun rencana bisnis. 

Rencana ini akan dijadikan sebagai acuan atau panduan bagi Anda dalam mengelola bisnis tersebut. Sudah pasti Anda juga akan membutuhkan modal atau anggaran untuk menjalankan semua rencana tersebut.

Selama menggunakan uang pinjaman modal tadi, Anda harus mengacu pada rencana bisnis yang sudah ada. Ikuti saja rencana yang sudah dibuat tadi sehingga tidak akan melenceng dari target. 

Tidak ada salahnya berimprovisasi di luar rencana asalkan uang yang Anda pegang tetap digunakan untuk keperluan bisnis tersebut.

Coba bayangkan jika tidak ada rencana bisnis yang bisa diikuti, Anda bisa saja memanfaatkan pinjaman sebesar 2 milyar tadi untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan bisnis. 

Ini disebabkan oleh tidak adanya rencana pasti yang bisa Anda ikuti jadi Anda merasa bahwa tidak ada aturan atau ikatan di dalamnya.
 

2. Selalu Catat Arus Kas

Penting sekali untuk selalu mencatat arus kas dalam sebuah bisnis. Ini merupakan kunci penting dalam manajemen finansial bisnis. 

Jika tidak ada dokumen arus kas, maka akan sulit untuk memantau uang keluar dan masuk. Padahal Anda menggunakan dana modal dari hasil pinjaman, justru pencatatan arus kas harus lebih ketat supaya alokasi pinjaman benar-benar tercatat dengan baik.

Pinjaman modal usaha yang Anda dapatkan tadi seharusnya memang digunakan untuk keperluan bisnis. Jadi secara otomatis semua pengeluaran tersebut harus dicatat. Tidak hanya aktivitas pengeluarannya saja namun juga nominalnya harus ikut dicatat supaya track record-nya jelas.
 

3. Gunakan Akun Rekening Khusus

Lebih disarankan untuk membuat akun rekening khusus jika Anda memiliki pinjaman modal. Misalnya, Anda memang mengajukan pinjaman 2 milyar tanpa jaminan sebagai modal usaha. 

Jika dana tersebut sudah cair, maka pastikan untuk menyimpannya di akun rekening khusus. Jangan pernah menyimpannya bersama dana milik pribadi.

Ini sebenarnya prinsip yang harus dipegang oleh semua pebisnis. Jika terbiasa memisahkan dana pribadi dan dana bisnis maka manajemen finansialnya bisa jadi lebih mudah. 

Anda juga bisa tahu mana dana yang bisa dipakai untuk bisnis dan mana uang yang dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

4. Manfaatkan untuk Semua Kebutuhan Bisnis

Lebih baik langsung alokasikan saja semua dana pinjaman tadi untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan bisnis. Seandainya Anda memang mendapatkan pinjaman modal sebesar 2 milyar, maka langsung buat list apa saja yang harus dibeli dan dilengkapi. Daftar ini akan menjadi acuan bagi Anda untuk menggunakan uang modal tadi.

Tuliskan secara rinci dan lengkap sehingga bisa dipastikan bahwa pinjaman modal tadi benar-benar dipakai untuk melengkapi kebutuhan bisnis. Jika tidak dibuat daftar, maka akan sulit untuk menebak mana kebutuhan yang sudah dilengkapi dan mana yang belum. 

Anda juga mungkin kesulitan untuk mengelola dana pinjaman tadi jika tidak ada catatan pasti mengenai penggunaannya.
 

5. Selalu Lakukan Evaluasi

Pastikan untuk selalu melakukan evaluasi dalam menggunakan pinjaman modal tadi. Apalagi jika Anda mendapatkan pinjaman dalam nominal yang cukup besar. 

Kalau tidak dievaluasi pengeluaran atau pemakaiannya maka akan sulit untuk menilai apakah modal usaha tersebut sudah dipakai dengan efektif atau belum.

Evaluasi ini bisa dilakukan berdasarkan catatan arus kas yang sudah dibuat tadi. Bisa dilihat berapa banyak uang yang masuk dan keluar. 

Anda juga bisa tahu kemana saja alokasi dana pinjaman tadi. Ini sangat membantu pemanfaatan pinjaman modal jadi lebih efektif dan benar-benar dialokasikan ke arah yang tepat.

Sebenarnya jika digunakan dengan benar, pinjaman modal usaha akan sangat membantu Anda untuk mengembangkan bisnis lebih besar lagi. Semakin besar skala bisnisnya maka semakin banyak juga profit yang didapat. Profit ini kemudian bisa Anda gunakan untuk mengembalikan modal tadi dan tentu saja untuk melakukan upgrade bisnis.

Anda bisa mendapatkan pinjaman 2 milyar tanpa jaminan sebagai modal usaha di Fazz Business. Tersedia layanan loan yang akan memberikan pinjaman dana kepada para pebisnis. 

Limit pinjamannya bisa sampai Rp 2 milyar dan sistem pengembaliannya juga sangat fleksibel. Klik di sini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.***

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga Bincang Ramai bisa membuat readers nyaman.

Ditunggu celotehnya di kolom komentar, namun jangan tinggalkan link hidup ya.



Terima kasih.

Previous Post Next Post